Tengoklah ke Bawah, Jangan ke Atas

Assalamualaikum Wr. Wb.
      Kali ini ane akan mencoba mengutarakan pelajaran berharga yang ane dapatkan saat kelas 12 SMAKBo gan. Tanpa bermaksud menggurui atau mengajari, ane hanya ingin berbagi kepada teman – teman yang sedang “hilang arah” dan mungkin berpikir untuk menyerah dalam menghadapi kehidupan. Langsung aja ya gan, semoga bemanfaat!
         Saat pertama kali menginjak kelas 12, ane ngerasa fine – fine aja dalam menjalani kehidupan sehari – hari. Setiap Senin – Jumat ane pergi belajar di sekolah, Sabtu ekskul band, dan Minggu istirahat sekaligus ngerjain PR buat Senin dst. Gak kerasa udah 3 bulan gan, tibalah waktu UTS. Seperti biasa, ane “menaikkan standar” belajar dan berdoa memohon kelancaran dan hasil yang baik. UTS SMAKBo kali ini kerasa beda sama tahun – tahun sebelumnya gan. Kenapa? Bukan bermaksud sombong, selama ane kelas 10 dan 11, nilai UTS secara keseluruhan ane selalu yang terbaik di kelas. Tapi entah kenapa di tahun ketiga ini nilai ane tetep bagus (lho kok aneh -_-), TAPI sebelum raport bayangan belum dibagiin ane udah ngerasa bahwa ane bukan yang tertinggi lagi di kelas. Bahkan di pelajaran yang temen – temen pada bagus, ane malah remed gan :v. Coba perhatikan lagi kalimat ini baik – baik: “nilainya bagus, tapi ngerasa nggak jadi yang terbaik lagi di kelas”. Nah lho, gimana tuh? Gak gimana – gimana sih, tapi ada sedikit rasa kecewa. (catatan : sampai paragraf ini ditulis, ane hanya MENDUGA – DUGA SAJA hasil UTS ane gan).
       Hari pun berlalu, ane ketemu sama temen lama ane di kelas 10, sebut saja Mr. IAP. Namanya temen yang udah agak lama gak ngobrol, akhirnya ane membuka percakapan dengan membahas nilai UTS silam. Ternyata, MASIH ADA ORANG YANG LEBIH TIDAK BERUNTUNG DARI ANE. Seketika ane sadar, betapa tidak bersyukurnya ane saat itu. Ane malah punya janji konyol, kalau ane tetep ranking 1 maka rambut ane akan dipotong model Mohawk, sedangkan kalau ane turun maka rambut akan ane potong botak. (catatan : sampai paragraf ini ditulis, ane hanya MENDUGA – DUGA SAJA hasil UTS ane gan). Intinya dari cerita ini:
  • Syukurilah apa yang kita peroleh, meskipun tidak sesuai dengan keinginan kita. Allah akan menambah nikmat orang yang bersyukur, begitu pula sebaliknya. Ane yakin di luar sana banyak yang lebih KURANG BERUNTUNG dari kita. Oleh karena itu, TENGOKLAH KE BAWAH, JANGAN KE ATAS.
  • Roda kehidupan selalu berputar, ada kalanya kita on fire, tapi ada kalanya juga kita ‘redup’.
  • Selalu berusaha dan berdoa semaksimal mungkin dalam mencapai tujuan.
  • Jika sudah berusaha dan berdoa semaksimal mungkin tetapi hasilnya masih belum memuaskan, maka ridhailah ketetapan ini, karena Allah pasti memberikan yang terbaik untuk kita.
  • Belajar itu bukan hanya sekedar nilai ataupun ranking, tetapi bagaimana kita berusaha untuk memahami hal yang belum kita mengerti.
  • No matter you think that you can or can’t, you always right. Maksudnya, jika kita berfikir kita bisa, maka kita pasti bisa. Sebaliknya, jika kita berpikir kita tidak bisa, maka kita tidak bisa.
  • Jangan terlalu memikirkan hasil, namun cobalah juga untuk menikmati usaha / prosesnya.
  • Jangan menduga – duga apapun yang belum terjadi, dan teruslah berbaik sangka kepada – Nya.
Sekian, mohon maaf jika ada kesalahan. Punya saran? Mari tinggalkan komentar di bawah. Semoga bermanfaat, have a nice day!
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Suka dengan artikel di blog ini? Silakan berlangganan gratis via email

0 Response to "Tengoklah ke Bawah, Jangan ke Atas"

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di website ini.

Jika berkenan, mohon berkomentar yang RELEVAN dengan bahasa yang santun.

Semua komentar selalu saya baca meskipun tidak semuanya dibalas. Harap maklum :)

Contact Form

Name

Email *

Message *